Daftar Isi Artikel
- Mengapa Dreamina AI di CapCut Jadi Senjata Baru Video Viral
- Cara Mengakses Dreamina AI di CapCut untuk Workflow Harian
- Langkah Praktis Mengakses Dreamina AI dari CapCut
- Langkah Lengkap Tutorial Dreamina AI di CapCut dari Prompt sampai Export
- Menulis Prompt Dreamina yang Jelas dan Terukur
- Memilih Model, Durasi, dan Rasio Video yang Tepat
- Mengaktifkan AI Enhancer Dreamina sebelum Diimpor ke CapCut
- Mengimpor Video Dreamina ke Timeline CapCut dan Finishing
- Strategi Bikin Video Viral dengan Dreamina AI di CapCut
- Merancang Hook Tiga Detik Pertama yang Didukung Visual AI
- Menyesuaikan Durasi dan Struktur Cerita dengan Algoritme
- Menyelaraskan Visual Dreamina dengan Identitas Brand
- Panduan Prompting Lengkap Dreamina AI untuk Berbagai Jenis Konten
- Prompt Dreamina untuk Video Produk dan Iklan Pendek
- Prompt Dreamina untuk Edukasi dan Konten Penjelasan
- Prompt Dreamina untuk Storytelling Sinematik Pendek
- Prompt Dreamina untuk B Roll dan Material Pelengkap Editing
- Workflow Nyata Menggabungkan Dreamina AI dengan Editing di CapCut
- Risiko, Etika, dan Batasan Konten saat Memakai Dreamina AI
- Template Prompt Dreamina AI di CapCut Siap Download (Excel + Google Sheets)
- Mengakhiri dengan Eksperimen yang Terukur bersama Dreamina dan CapCut
Dalam beberapa tahun terakhir, CapCut berubah dari sekadar aplikasi edit video pendukung TikTok menjadi mesin konten global dengan lebih dari satu koma empat miliar unduhan di seluruh dunia dan ratusan juta pengguna aktif per bulan.[1] Di saat yang sama ByteDance mendorong investasi lebih dari seratus lima puluh miliar yuan untuk infrastruktur kecerdasan buatan yang menghidupkan model video seperti Seedance dan Dreamina.[2] Di tengah arus besar ini, Tutorial Dreamina AI di CapCut bukan lagi sekadar panduan fitur tetapi menjadi strategi bertahan hidup kreator yang ingin videonya menonjol di antara triliunan tontonan pendek setiap hari.[3] Artikel ini mengurai cara kerja Dreamina, langkah praktis pemakaian di CapCut, sampai resep prompt yang bisa langsung diadaptasi untuk konten TikTok, Reels, dan Shorts.
Kalau Anda masih baru dengan Dreamina, atau belum pernah mencoba alur dasar dari prompt sampai posting, saya sarankan mulai dari panduan pertama, Dreamina AI Video di CapCut: Panduan Lengkap dari Prompt sampai Posting, supaya step teknisnya tidak terlewat, lalu kembali ke artikel ini untuk strategi viral dan teknik prompting yang lebih lanjut.

Dreamina membantu konten menonjol di tengah banjir video pendek di berbagai platform
Mengapa Dreamina AI di CapCut Jadi Senjata Baru Video Viral
Dreamina adalah rangkaian alat kreatif milik ByteDance yang memadukan generator gambar dan video berbasis kecerdasan buatan, termasuk text to video, image to video, sampai enhancer seperti HD Upscale dan interpolasi frame.[4] Di sisi lain CapCut sudah menjadi aplikasi kedua paling populer di ekosistem ByteDance dengan unduhan melampaui satu koma empat miliar dan jutaan konten bertanda hashtag #CapCut yang menembus lima triliun tayangan di TikTok.[1] Kombinasi Dreamina dan CapCut berarti kreator dapat memotong biaya produksi, menguji banyak konsep kreatif, dan bergerak secepat ritme tren internet.
Bagi kreator Indonesia, ini relevan karena Indonesia tercatat sebagai salah satu pasar utama CapCut dan TikTok, dengan pengguna yang menghabiskan rata rata hampir satu jam per hari di platform video pendek.[3] Artinya sedikit perbaikan kualitas visual, kejelasan cerita, serta kekuatan hook tiga detik pertama dapat membawa perbedaan besar pada angka tonton dan rasio tuntas. Dreamina mengisi celah ini dengan memberi cara relatif murah dan cepat untuk menghasilkan visual sinematik yang sebelumnya hanya bisa dicapai dengan tim produksi penuh.
Di balik layar, Dreamina bertumpu pada model multimodal ByteDance yang sama kelasnya dengan pesaing global, bahkan beberapa desainer dan pengembang menilai model video Seedance dan keluarga model visual ByteDance sudah melampaui banyak pemain Amerika dari sisi kualitas gerakan dan biaya penggunaan.[5] Untuk kreator, yang paling terasa bukan teknologinya tetapi hasil akhirnya, yaitu video yang lebih bersih, gerakan kamera halus, dan visual konsisten dari awal sampai akhir.
Cara Mengakses Dreamina AI di CapCut untuk Workflow Harian
Sebelum masuk ke strategi video viral, hal pertama adalah memahami letak Dreamina dalam workflow CapCut sehari hari. Walau Dreamina bisa diakses lewat situs web mandiri, integrasi paling nyaman ada di CapCut versi desktop, terutama untuk pengguna yang sering menggabungkan footage asli dan footage AI dalam satu timeline.[6]
Secara garis besar ada dua pola kerja yang umum dipakai. Pertama, kreator membuat video AI di situs Dreamina, kemudian mengunduh dan memasukkannya secara manual ke proyek di CapCut. Kedua, kreator memakai integrasi Dreamina di CapCut PC sehingga proses generate, revisi, dan penempatan klip langsung terjadi di timeline tanpa berpindah aplikasi.[6]
Pendekatan kedua biasanya lebih efisien untuk produksi rutin seperti seri edukasi, iklan pendek, atau B roll otomatis. Namun pendekatan pertama tetap berguna saat Anda ingin eksplorasi ide dengan bebas di browser, misalnya bereksperimen dengan berbagai model seperti Seedance, Veo tiga titik satu, atau Sora dua lalu hanya membawa hasil terbaik masuk ke CapCut.[4]
Langkah Praktis Mengakses Dreamina AI dari CapCut
Paragraf pengantar ini menjelaskan alur umum sehingga pembaca punya gambaran sebelum mengikuti langkah lebih rinci. Banyak kreator langsung mencari tombol tertentu di aplikasi, padahal yang lebih penting adalah memahami urutan kerja dari login sampai ekspor. Dengan pendekatan ini, setiap langkah menjadi lebih mudah diingat dan disesuaikan dengan kebiasaan kerja masing masing.
- Masuk ke CapCut PC dan buka proyek baru
Pada CapCut desktop, buat proyek dengan rasio sesuai platform target, misalnya sembilan banding enam belas untuk TikTok atau satu banding satu untuk feed Instagram.[1] - Buka panel Dreamina atau AI Creation
Di beberapa rilis terbaru, fitur Dreamina muncul lewat panel AI atau menu khusus seperti AI video generator. Di sini Anda akan menemukan pilihan text to video, image to video, sampai opsi untuk menambah referensi gambar. - Hubungkan akun ByteDance bila diminta
Untuk sinkronisasi kredit dan histori video, sistem dapat meminta Anda login dengan akun yang sama dengan Dreamina di web. Ini memudahkan pemakaian model dan preset yang sudah pernah dibuat sebelumnya sehingga Anda tidak perlu mengulang dari awal. - Atur folder output untuk klip AI
Pastikan CapCut menyimpan hasil render AI di folder proyek yang sama, sehingga setiap klip yang dihasilkan langsung muncul di panel media dan siap ditarik ke timeline.

Alur lengkap pembuatan video AI dari ide dan prompt hingga ekspor dan publikasi
Langkah Lengkap Tutorial Dreamina AI di CapCut dari Prompt sampai Export
Satu kesalahan umum saat memakai tool text to video adalah terlalu cepat mengetik prompt singkat dan langsung menekan tombol generate. Padahal, menurut panduan resmi Dreamina, performa model sangat bergantung pada kualitas deskripsi, pilihan model, durasi, dan pengaturan rasio sejak awal.[4] Di bagian ini alur Dreamina dirinci seperti garis produksi, dari ide menjadi video final yang siap diunggah.
Alur ini cocok untuk berbagai jenis konten, mulai dari iklan produk mikro, video edukasi singkat, sampai sinematik pendek yang dipakai sebagai pembuka vlog. Prinsipnya sama, hanya gaya visual dan pilihan model yang berubah.
Menulis Prompt Dreamina yang Jelas dan Terukur
Langkah pertama dalam tutorial Dreamina AI di CapCut adalah menulis prompt yang jelas, spesifik, dan terukur, karena di sinilah Anda menentukan dunia yang akan dibangun model. Tim Dreamina sendiri menekankan bahwa prompt yang baik menyertakan subjek, aksi, lingkungan, gaya visual, dan mood, bukan sekadar satu dua kata kunci.[4]
Beberapa prinsip yang dapat dipakai sebagai patokan praktis:
- Tentukan peran utama dan aksinya
Sebutkan siapa yang ada di layar dan apa yang sedang ia lakukan. Misalnya, kreator memegang produk, barista menuang kopi, atau pelari melintas di tengah kota saat malam. - Jelaskan latar dan suasana
Tambahkan informasi tentang lokasi, pencahayaan, dan atmosfer, misalnya studio minimalis dengan cahaya lembut atau kafe ramai dengan lampu kuning hangat. - Tambahkan gaya visual dan kamera
Sertakan gaya seperti sinematik, dokumenter, atau anime serta penjelasan gerakan kamera seperti close up yang perlahan mundur atau kamera bergerak mengikuti langkah subjek.
Contoh prompt bahasa Inggris yang mudah dipahami Dreamina:
close up of a creator holding a small coffee cup in a cozy local cafe, warm cinematic lighting, shallow depth of field, camera slowly pulling back to reveal the bar counter
Contoh padanan bahasa Indonesia yang tetap spesifik:
close up kreator memegang cangkir kopi kecil di kafe lokal yang hangat, pencahayaan sinematik, latar belakang blur, kamera perlahan mundur menampilkan meja bar
Memilih Model, Durasi, dan Rasio Video yang Tepat
Setelah prompt siap, Dreamina meminta Anda memilih model video, durasi, serta rasio. Ini bukan sekadar pengaturan teknis, melainkan keputusan strategi distribusi. Situs resmi Dreamina menyarankan durasi singkat antara beberapa detik sampai setengah menit untuk eksperimen cepat, dengan pilihan rasio enam belas banding sembilan untuk YouTube dan sembilan banding enam belas untuk TikTok.[4]
Dalam konteks konten pendek, beberapa aturan praktis yang bisa diikuti:
- Mulai dari durasi delapan sampai lima belas detik untuk hook
Banyak kreator memakai klip AI sebagai pembuka yang memancing perhatian sebelum masuk ke bagian utama yang berisi penjelasan atau testimoni. - Pilih rasio sembilan banding enam belas untuk TikTok, Reels, dan Shorts
Statistik menunjukkan bahwa mayoritas konsumsi video pendek kini terjadi di layar ponsel vertikal sehingga rasio ini paling aman untuk distribusi luas.[3] - Sesuaikan model dengan jenis konten
Model seperti Seedance biasanya dipakai untuk gerakan realistis, sedangkan kombinasi model lain dalam Dreamina dimanfaatkan untuk visual lebih eksperimental seperti gaya kartun atau fantasi.
Mengaktifkan AI Enhancer Dreamina sebelum Diimpor ke CapCut
Banyak pengguna baru langsung mengunduh hasil pertama Dreamina tanpa memanfaatkan enhancer, padahal di sinilah perbedaan kualitas profesional sering tercipta. Dreamina menyediakan fitur seperti Frame interpolation, HD Upscale, serta Generate soundtrack untuk menyempurnakan video sebelum masuk ke CapCut.[6]
Beberapa kombinasi yang berguna untuk kreator sosial media:
- Frame interpolation
Berguna untuk menghaluskan gerakan terutama saat Anda menginginkan slow motion ringan atau transisi yang tidak patah patah. - HD Upscale
Mengangkat resolusi video ke tingkat yang lebih tinggi sehingga tampak tajam di layar ponsel dan tidak pecah saat diberi teks atau elemen grafis tambahan.[6] - Generate soundtrack atau musik AI
Fitur ini menghemat waktu pencarian musik bebas royalti dan memberi latar suara yang sudah disesuaikan dengan mood visual. Musik ini masih bisa disesuaikan lagi di CapCut, misalnya dipotong menjadi intro atau ditambah efek riser menjelang hook.
Mengimpor Video Dreamina ke Timeline CapCut dan Finishing
Setelah video diunduh dalam format MP empat, langkah berikutnya adalah memasukkannya ke timeline CapCut untuk digabung dengan rekaman kamera, narasi, serta teks. Di sinilah kekuatan CapCut yang memiliki puluhan opsi editing, dari penyesuaian warna hingga efek transisi, menjadi pelengkap yang sempurna untuk video AI.[1]
Beberapa langkah finishing yang sebaiknya selalu dilakukan:
- Menambahkan teks informatif di tiga detik pertama untuk memperjelas pesan.
- Mengatur ulang ritme cut agar selaras dengan beat musik atau voice over.
- Menyesuaikan warna global proyek agar footage kamera dan footage AI memiliki nuansa yang konsisten.
Dengan alur seperti ini, Dreamina berperan sebagai mesin produksi visual, sedangkan CapCut bertindak sebagai ruang perakitan terakhir yang memastikan konten siap bersaing di beranda rekomendasi pengguna.

Strategi yang tepat membantu visual AI dari Dreamina bekerja maksimal di algoritme platform
Strategi Bikin Video Viral dengan Dreamina AI di CapCut
Memahami fitur tidak cukup untuk memenangkan perhatian di feed yang dipenuhi konten. Studi terhadap perilaku pengguna TikTok menunjukkan bahwa sebagian besar penonton memutuskan untuk terus menonton atau menggulir dalam beberapa detik pertama, serta bahwa durasi pendek dengan pesan jelas cenderung memiliki rasio penyelesaian lebih tinggi.[3] Dreamina membantu menciptakan visual yang mencolok, tetapi strategi editorial tetap menentukan apakah video benar benar menempel di kepala penonton.
Pada bagian ini fokus bergeser dari urusan teknis ke perancangan pengalaman menonton. Pendekatan yang dibahas bersandar pada data keterlibatan video pendek serta praktik sehari hari para kreator yang memanfaatkan AI sebagai partner kreatif, bukan sekadar efek tambahan.
Merancang Hook Tiga Detik Pertama yang Didukung Visual AI
Hook adalah janji yang diucapkan pada mata penonton sebelum mereka sempat memutuskan untuk menggulir. Dreamina memudahkan penciptaan adegan pembuka yang dramatis sehingga hook tidak hanya bergantung pada teks, tetapi juga komposisi dan gerakan kamera.
Strategi konkret yang dapat diterapkan:
- Mulai dari adegan yang tidak biasa
Misalnya, close up gelas kopi yang meledak menjadi lanskap perkebunan atau transisi dari tampilan layar ponsel ke avatar AI yang seolah keluar dari layar. - Gabungkan teks on screen yang jujur dan spesifik
Alih alih menulis kalimat umum, gunakan teks seperti “Satu trik Dreamina yang bikin video produk terlihat dua kali lebih mahal” sehingga penonton tahu alasan mereka perlu bertahan. - Jaga ritme visual sesuai musik
Manfaatkan cut cepat pada beat pertama musik sehingga video terasa bergerak selaras dengan audio, lalu perlambat sedikit setelah hook agar penonton sempat membaca dan memahami informasi.
Menyesuaikan Durasi dan Struktur Cerita dengan Algoritme
Platform seperti TikTok dan Reels cenderung memberi penghargaan pada video dengan rasio tuntas tinggi dan interaksi seperti komentar, simpan, serta penayangan ulang.[3] Oleh karena itu, merancang struktur cerita sama pentingnya dengan menciptakan visual impresif.
Beberapa pola struktur yang cocok dikombinasikan dengan Dreamina:
- Hook, value, reveal
Tiga sampai empat detik pertama diisi visual AI yang kuat, kemudian beberapa detik berikutnya berisi penjelasan singkat atau demo produk, diakhiri reveal berupa hasil akhir sebelum ajakan bertindak. - Loop lembut tanpa akhir yang kaku
Menggunakan fitur Add tiga detik dari Dreamina, Anda bisa memperpanjang klip akhir sehingga transisi kembali ke awal terasa alami ketika video diputar ulang secara otomatis.[6] - Split screen antara footage nyata dan footage AI
Format sebelum dan sesudah ini memberi bukti visual yang kuat, misalnya menampilkan kondisi raw rekaman di sebelah kiri dan hasil edit lengkap dengan B roll Dreamina di sebelah kanan.
Menyelaraskan Visual Dreamina dengan Identitas Brand
Salah satu kekhawatiran yang sering muncul adalah visual AI terasa terlalu generik sehingga tidak mencerminkan karakter brand. Dalam panduan pemakaian Dreamina, tim pengembang menekankan pentingnya eksplorasi gaya konsisten, mulai dari tone warna sampai jenis gerakan kamera, agar output AI terasa seperti bagian dari bahasa visual brand Anda sendiri.[4]
Untuk menjaga konsistensi, beberapa langkah praktis bisa dilakukan:
- Menyimpan prompt inti yang selalu mengandung descriptor warna dan gaya tertentu, misalnya warna pastel cerah, pencahayaan lembut, atau gaya dokumenter.
- Menentukan satu atau dua model dan rasio yang dipakai untuk mayoritas kampanye sehingga feed tidak terasa meloncat loncat.
- Membuat preset warna di CapCut lalu menerapkannya pada semua footage Dreamina sehingga palet visual selaras dengan elemen brand lain seperti foto produk dan website.

Library prompt terorganisir mempermudah eksperimen dan menjaga konsistensi kualitas video AI
Panduan Prompting Lengkap Dreamina AI untuk Berbagai Jenis Konten
Meskipun Dreamina menawarkan kredit harian gratis yang cukup longgar untuk eksperimen,[7] kreator profesional cenderung menginginkan sistem yang lebih terstruktur. Di bagian ini, contoh prompt dikelompokkan berdasarkan tujuan konten, sehingga Anda bisa langsung menyesuaikannya di template Excel yang disediakan.
Setiap kategori menekankan unsur naratif sekaligus elemen visual, mengikuti rekomendasi umum pembuat video AI agar prompt berisi informasi tentang subjek, latar, gaya, dan emosi.[4]
Prompt Dreamina untuk Video Produk dan Iklan Pendek
Konten produk membutuhkan keseimbangan antara estetika dan kejelasan. Dreamina dapat membantu menciptakan adegan yang terasa seperti iklan profesional tanpa perlu studio fisik.
Contoh struktur prompt dan variasinya:
- Produk makanan dan minuman
top down shot of a wooden table with a glass of iced coffee and scattered coffee beans, warm morning light through window, soft steam rising, camera slowly rotating around the glass
- Produk kecantikan
macro shot of a skincare bottle standing on a reflective glass surface, soft pastel background, water droplets sliding down the bottle, camera gently moving forward
- Produk digital atau aplikasi
over the shoulder shot of a person using a smartphone, bright clean desk, interface of a productivity app visible on the screen, subtle depth of field, camera pans slightly from left to right
Prompt Dreamina untuk Edukasi dan Konten Penjelasan
Video edukasi pendek sering gagal karena visualnya tidak cukup membantu menjelaskan konsep. Dengan Dreamina, Anda bisa membuat visual metaforis atau grafis bergerak yang memperjelas penjelasan tanpa harus menguasai software animasi.
Contoh pola prompt:
- Metafora visual
animated scene of a small seed growing into a big tree with glowing branches, representing personal growth, soft gradient background, smooth camera zoom in
- Diagram konseptual
clean isometric illustration of three steps roadmap drawn on a white surface, each step lighting up one by one, camera slowly moving from step one to step three
- Ilustrasi proses
looped animation of icons representing record, edit, and publish appearing one after another on a minimal background, calm modern color palette, smooth transitions
Prompt Dreamina untuk Storytelling Sinematik Pendek
Storytelling sinematik cocok untuk brand yang ingin membangun emosi dan identitas jangka panjang. Model video ByteDance seperti Seedance terkenal mampu menangkap gerakan alami dan fisika dunia nyata menurut pengujian beberapa praktisi kreatif internasional.[5]
Contoh pendekatan:
- Karakter utama di sebuah momen krusial
cinematic shot of a young woman standing on a rooftop at sunset, city lights starting to glow behind her, wind blowing her hair, camera orbits slowly around her
- Perjalanan singkat
time lapse style shot of a train moving through different landscapes from morning to night, from city to countryside, camera angle from inside the window, reflections on the glass
- Momen reflektif
slow motion shot of raindrops falling on a neon lit street at night, reflections on puddles, feet of people walking through, camera close to the ground moving forward
Prompt Dreamina untuk B Roll dan Material Pelengkap Editing
B roll adalah area di mana Dreamina dan CapCut bekerja paling serasi. Dreamina menciptakan klip mood setting, sementara CapCut mengatur ritme dan perpaduan dengan footage utama.
Beberapa ide prompt B roll:
- Suasana kota
aerial shot of a busy city intersection at night, long exposure light trails from cars, soft fog in the distance, camera slowly descending
- Detail tangan
close up of hands typing on a laptop in a dimly lit room, soft screen glow on fingers, shallow depth of field, camera moving slightly from side to side
- Tekstur dan detail
macro shot of ink spreading slowly in water inside a clear glass, soft backlight, smooth slow motion, camera static
Dengan menyusun prompt seperti ini dalam template Excel, Anda dapat membangun perpustakaan prompt terkurasi yang siap dipanggil kapan pun dibutuhkan.

Penggabungan footage AI dan rekaman asli di timeline CapCut menciptakan cerita yang utuh
Workflow Nyata Menggabungkan Dreamina AI dengan Editing di CapCut
Teori prompt hanya berguna jika menyatu dalam workflow nyata. Banyak kreator yang berhasil memanfaatkan Dreamina cenderung memakai pola batch, yaitu membuat beberapa varian video AI sekaligus lalu mengujinya di beberapa konten berbeda.[4]
Workflow berikut dapat menjadi titik awal:
- Riset cepat tema dan hook
Pantau tren audio, format, dan topik yang sedang ramai dengan melihat tab trending, hashtag relevan, serta library template CapCut yang menampilkan gaya populer.[1] - Membuat tiga sampai lima klip Dreamina untuk satu ide
Gunakan prompt yang sama dengan variasi gaya kamera, durasi, atau model. Simpan semua klip ini dalam satu folder proyek. - Merakit versi A, B, dan C di CapCut
Untuk setiap variasi hook, buat proyek yang sama sekali terpisah atau timeline berbeda sehingga Anda dapat menguji mana yang punya kombinasi terbaik antara visual, teks, dan ritme. - Mengunggah dan membandingkan metrik
Setelah tayang, amati metrik awal seperti watch time, rasio tuntas, dan komentar. Video dengan keterlibatan lebih baik dapat dijadikan template bagi konten berikutnya dengan menyesuaikan isi tetapi mempertahankan struktur visual.
Risiko, Etika, dan Batasan Konten saat Memakai Dreamina AI
Kemampuan Dreamina dan model sekelas Seedance untuk membuat video yang sangat realistis menghadirkan peluang sekaligus tantangan etis. Laporan majalah Time menyoroti bahwa beberapa kreator dan pengembang menilai model video ByteDance sebagai salah satu yang paling kuat, namun kewaspadaan terhadap risiko deepfake dan penyalahgunaan tetap diperlukan.[5]
Dalam pengujian internal yang dilaporkan Time, beberapa prompt sensitif yang menghasilkan video bermuatan konflik ketika dijalankan di model lain justru ditolak oleh Dreamina melalui panel di CapCut dengan alasan melanggar pedoman komunitas, meskipun masih ada kemungkinan model dipakai untuk konten menyesatkan jika pengguna memanipulasi konteks saat distribusi.[5]
Beberapa prinsip yang penting untuk kreator dan brand:
- Hindari penggunaan likeness individu nyata tanpa izin jelas
Termasuk tokoh publik, selebritas, atau orang biasa, terutama untuk kampanye komersial. - Jangan menciptakan adegan yang meniru peristiwa aktual secara menyesatkan
Misalnya mengilustrasikan bencana atau konflik politik seolah dokumentasi asli, padahal buatan AI. - Transparan ketika visual penting dibuat dengan AI
Untuk menjaga kepercayaan, banyak brand mulai menambahkan keterangan bahwa video tertentu dibuat dengan bantuan AI, terutama pada konten edukasi dan pemasaran.
Secara hukum, lanskap regulasi terus bergerak, tetapi konsensus pakar etika menunjukkan bahwa media literasi dan kejujuran pada audiens adalah kunci agar teknologi ini tetap menjadi alat kreatif, bukan sumber kebingungan massal.[8]

Template prompt dalam format spreadsheet memudahkan tim mengelola eksperimen video AI Dreamina di CapCut
Template Prompt Dreamina AI di CapCut Siap Download (Excel + Google Sheets)
Pengelolaan prompt sering menjadi bottleneck produksi, terutama ketika tim harus berkolaborasi lintas proyek dan platform. Untuk mengatasinya, Anda dapat memakai template Excel yang dapat diimpor langsung ke Google Sheets, berisi kolom kolom penting seperti tujuan konten, deskripsi subjek, detail latar, aksi tiga detik pertama, serta kolom prompt bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.
Template ini juga menyertakan kolom catatan editing di CapCut, pilihan model Dreamina atau Seedance, serta ruang untuk menulis metrik performa setelah video tayang. Dengan begitu, setiap prompt bukan hanya ide satu kali pakai, tetapi aset yang bisa dievaluasi dan diulang ketika terbukti efektif.
Download template:
Download template prompt Dreamina AI di CapCut (Excel)
Gunakan template ini sebagai buku kerja produksi, duplikasi satu sheet per klien atau per kampanye, lalu simpan prompt yang performanya paling tinggi sebagai library dasar brand Anda.
Mengakhiri dengan Eksperimen yang Terukur bersama Dreamina dan CapCut
Perkembangan model AI video yang semakin realistis membuat batas antara footage kamera dan footage sintetis terasa makin kabur, namun bagi kreator dan pemasar yang penting adalah apakah konten tersebut membantu audiens memahami sesuatu, merasakan sesuatu, atau melakukan sesuatu. Dreamina AI di CapCut memberi cara baru untuk mencapai tujuan itu dengan biaya dan waktu yang jauh lebih rendah, asalkan digunakan secara terarah.
Mulailah dari satu atau dua ide sederhana, uji beberapa varian prompt, lalu perhatikan metrik yang paling berarti bagi Anda, entah itu watch time, simpan, komentar, atau klik menuju halaman produk. Jika Anda sudah mencoba workflow dari artikel ini, bagikan pengalaman, pertanyaan, atau eksperimen yang ingin Anda uji di kolom komentar, supaya diskusi tentang strategi kreatif dengan Dreamina dan CapCut bisa berkembang lebih jauh.
References
- Influencer Marketing Hub — CapCut Statistics Breakdown and Trends 2024 ↩
- Reuters — ByteDance plans $20 billion capex in 2025, mostly on AI ↩
- Exploding Topics — TikTok Usage and Growth Statistics 2024 ↩
- Dreamina — Free AI Video Generator: Text to Video and Image to Video ↩
- TIME — ByteDance’s AI Videos Are Scary Realistic. That’s a Problem for Truth Online ↩
- Dreamina — Pembuat Video AI Gratis dari Teks ↩
- Dreamina — Cara Mengubah Teks ke Video dengan AI Gratis ↩
- News.com.au — Short form social media content and attention span concerns ↩