Home » Artikel Indonesia » Cara Deep Search di Google 2026: Cara Aktifkan dan Menggunakannya di AI Mode
Artikel Indonesia

Cara Deep Search di Google 2026: Cara Aktifkan dan Menggunakannya di AI Mode

September 17, 2026 oleh Marga Bagus 12 menit baca
Cara Deep Search di Google melalui AI Mode untuk melakukan riset mendalam

Cara deep search di Google kini tidak lagi berarti sekadar mengetik kata kunci panjang atau memakai operator pencarian tertentu. Melalui AI Mode, Google memiliki fitur Deep Search yang dirancang untuk menangani pertanyaan kompleks dengan menelusuri banyak sumber, menghubungkan informasi yang tersebar, lalu menyusunnya menjadi laporan yang dilengkapi referensi. Google menjelaskan bahwa Deep Search dapat menjalankan ratusan pencarian dan menghasilkan laporan dalam hitungan menit, sehingga pendekatannya jauh berbeda dari pencarian Google biasa. [1] [2]

Bagi pengguna di Indonesia, ada satu hal yang perlu dipahami sejak awal. AI Mode sudah tercantum tersedia di Indonesia dan mendukung bahasa Indonesia, tetapi keberadaan tombol Deep Search dapat berbeda antara satu akun dengan akun lain karena sejumlah fitur AI Mode masih diluncurkan secara bertahap. Karena itu, panduan ini tidak hanya membahas cara menggunakan Deep Search Google, tetapi juga apa yang perlu diperiksa ketika fitur tersebut belum muncul.

Ringkasan Cara Deep Search di Google

Bagian Keterangan
Fitur Deep Search dalam Google AI Mode
Fungsi utama Melakukan penelitian mendalam dari banyak sumber web
Cara akses Melalui AI Mode di Google Search atau antarmuka AI Mode yang mendukung Deep Search
Cara kerja Memecah persoalan, menjalankan banyak pencarian, melakukan penalaran lintas sumber, lalu menyusun laporan
Cocok untuk Perbandingan produk, riset teknologi, perjalanan, pendidikan, bisnis, dan pertanyaan kompleks
Waktu proses Google menyebut laporan biasanya membutuhkan beberapa menit dan dapat lebih lama untuk riset kompleks
Indonesia AI Mode tersedia, tetapi Deep Search dapat belum muncul pada semua akun atau perangkat
Hal penting Tetap periksa sumber karena respons berbasis AI dapat mengandung kesalahan

Apa Itu Deep Search di Google?

Cara kerja Google Deep Search dengan pencarian paralel dari berbagai sumber
Deep Search memperluas metode pencarian AI dengan meneliti banyak sumber sebelum menyusun laporan.

Deep Search Google adalah fitur riset mendalam yang menjadi bagian dari pengalaman AI Mode di Google Search. Fitur ini dibuat untuk menangani pertanyaan yang membutuhkan pencarian lebih luas daripada sekadar menemukan satu halaman atau satu jawaban singkat. Google menyebutnya sebagai salah satu alat riset tercanggih di Search karena sistem dapat menjelajahi ratusan sumber dan menyusun laporan dengan sitasi. [2]

Fondasi teknologinya berkaitan dengan metode yang Google sebut sebagai query fan out. AI Mode dapat memecah sebuah pertanyaan menjadi sejumlah subtopik kemudian melakukan banyak pencarian secara paralel. Deep Search membawa mekanisme tersebut lebih jauh sehingga sistem dapat menyelidiki lebih banyak aspek dari sebuah persoalan sebelum menyusun jawabannya. [3]

Karena itu, Deep Search bukan pengganti operator Google seperti site: dan bukan pula nama baru untuk Advanced Search. Perbedaannya terletak pada proses penelitian. Pengguna memberikan sebuah persoalan, sementara sistem membantu mencari, membandingkan, menyintesis, dan menghubungkan informasi dari banyak sumber.

Google pertama kali memperkenalkan kemampuan tersebut untuk pertanyaan yang membutuhkan riset jauh lebih dalam. Dalam pengumumannya, Google memberi contoh penggunaan untuk pekerjaan, studi, hobi, analisis keuangan, hingga keputusan besar seperti penelitian sebelum membeli rumah. [4]

Cara Menggunakan Deep Search di Google

Cara menggunakan Deep Search Google cukup sederhana apabila fitur tersebut sudah tersedia pada akun. Namun, kualitas laporan sangat dipengaruhi oleh cara pertanyaan disusun. Semakin jelas tujuan, batasan, dan kriteria yang diberikan, semakin mudah sistem memahami apa yang sebenarnya ingin diteliti.

1. Buka Google AI Mode

Mulailah dengan membuka Google Search lalu masuk ke Mode AI. Google juga menyediakan akses langsung ke AI Mode dan menampilkan tab Mode AI di halaman hasil pencarian untuk akun yang telah mendapatkan akses. [1]

Pastikan Anda sudah login ke akun Google. Untuk sebagian kemampuan eksperimental melalui Search Labs, Google juga mensyaratkan akun Google pribadi yang dikelola sendiri.

AI Mode sendiri sudah tercantum dalam daftar fitur yang tersedia di Indonesia. Artinya, jika yang belum terlihat adalah Deep Search, masalahnya belum tentu karena AI Mode tidak tersedia di negara Anda.

2. Pilih Deep Search

Setelah AI Mode terbuka, cari pilihan Deep Search di area alat atau toolbar yang tersedia. Tampilan dapat berbeda karena Google masih memperbarui antarmuka AI Mode.

Dokumentasi Chrome terbaru juga menunjukkan bahwa AI Mode dapat menyediakan berbagai alat dari kolom alamat, termasuk pembuatan gambar dan Deep Search. Namun Google secara eksplisit menyebut beberapa alat belum tersedia bagi semua pengguna dan sedang diluncurkan secara bertahap di luar Amerika Serikat. [5]

Itulah alasan dua pengguna dengan Chrome dan lokasi yang sama belum tentu melihat menu identik.

3. Masukkan Pertanyaan yang Ingin Diteliti

Deep Search paling efektif untuk pertanyaan yang memiliki beberapa variabel sekaligus. Pertanyaan sederhana tidak membutuhkan proses penelitian sepanjang ini.

Sebagai contoh, daripada hanya memasukkan pertanyaan “laptop workstation terbaik”, prompt yang lebih berguna adalah:

“Bandingkan laptop workstation untuk editing video dan 3D dengan anggaran sekitar Rp30 juta berdasarkan performa GPU, kemampuan upgrade RAM dan penyimpanan, daya tahan, serta ketersediaannya di Indonesia.”

Prompt tersebut memberikan objek penelitian, batas anggaran, kriteria perbandingan, kebutuhan pengguna, dan konteks geografis. Deep Search mempunyai lebih banyak informasi untuk menentukan arah penelitiannya.

4. Jawab Pertanyaan Klarifikasi

Salah satu perbedaan menarik antara pencarian biasa dan Deep Search adalah sistem dapat meminta informasi tambahan sebelum penelitian dijalankan.

Dokumentasi Google untuk Deep Search menjelaskan bahwa fitur tersebut dapat mengajukan pertanyaan klarifikasi agar proses riset menjadi lebih sesuai dengan permintaan pengguna. Anda dapat memberikan detail tambahan atau langsung memulai penelitian tanpa menambahkan informasi lain. [2]

Tahap ini sebaiknya tidak dianggap sebagai gangguan. Justru di sinilah pengguna memiliki kesempatan untuk memberikan batasan dan arah penelitian sebelum sistem menjalankan pencarian dalam jumlah besar.

5. Biarkan Deep Search Melakukan Riset

Setelah penelitian dimulai, Deep Search bekerja lebih lama dibanding pencarian Google biasa. Hal tersebut wajar karena sistem tidak hanya mengambil satu hasil pencarian lalu merangkumnya.

Google menjelaskan bahwa prosesnya dapat mencakup penelusuran ratusan sumber, penalaran terhadap informasi yang ditemukan, kemudian penyusunan sebuah laporan. Dokumentasi bantuannya menyebut proses biasanya membutuhkan sekitar lima menit dan dapat lebih lama pada laporan yang kompleks. [2]

Dalam beberapa implementasi Deep Search, Google juga memperlihatkan rencana penelitian saat laporan sedang dibuat sehingga pengguna dapat memahami arah pencarian yang dilakukan sistem.

6. Periksa Sumber dan Sitasi secara Manual

Laporan Deep Search tidak seharusnya langsung dianggap sebagai fakta final. Google sendiri mengingatkan bahwa respons yang dihasilkan AI dapat mengandung kesalahan. [1]

Karena itu, bagian terpenting dari cara menggunakan Deep Search Google justru terjadi setelah laporan selesai. Buka sumber yang mendukung klaim penting, bandingkan informasi dari beberapa sumber, periksa tanggal publikasi, dan utamakan referensi primer apabila keputusan yang dibuat memiliki konsekuensi besar.

Untuk riset kesehatan, hukum, keuangan, akademik, atau keputusan bisnis penting, laporan Deep Search lebih tepat digunakan sebagai titik awal penelitian daripada pengganti verifikasi manusia.

Cara Mengaktifkan Deep Search Google Jika Belum Muncul

Tidak selalu ada tombol tunggal untuk “mengaktifkan” Deep Search pada semua akun. Google mengembangkan AI Mode secara bertahap sehingga akses dapat dipengaruhi oleh akun, produk Google yang digunakan, eksperimen, paket berlangganan, perangkat, maupun tahap rollout.

Karena itu, jangan langsung menyimpulkan fitur rusak jika menu Deep Search tidak terlihat.

Pastikan AI Mode Sudah Tersedia

Periksa terlebih dahulu apakah Mode AI muncul pada Google Search. Dokumentasi Google saat ini mencantumkan Indonesia sebagai salah satu negara yang didukung AI Mode dan bahasa Indonesia termasuk bahasa yang tersedia. [1]

Jika AI Mode belum terlihat pada akun tertentu, coba login terlebih dahulu dan periksa kembali pengalaman Google Search yang digunakan.

Newsletter WhatsApp & Telegram

Dapatkan update artikel via WhatsApp & Telegram

Pilih kanal favorit Anda: WhatsApp untuk notifikasi singkat langsung ke ponsel, Telegram untuk arsip lengkap & DM Bot pilih topik.

Login Menggunakan Akun Google

Beberapa fitur AI membutuhkan pengguna dalam keadaan login. Search Labs juga memiliki persyaratan akun tersendiri.

Google menjelaskan bahwa eksperimen Mode AI melalui Labs membutuhkan akun Google pribadi yang dikelola sendiri. Search Labs saat ini tidak ditujukan untuk akun Google Workspace tertentu, termasuk Workspace for Education. [6]

Periksa Search Labs

Search Labs masih digunakan Google untuk memberikan akses awal terhadap sejumlah kemampuan baru sebelum tersedia lebih luas.

Jika ikon atau menu Labs tersedia pada akun Anda, periksa apakah ada eksperimen Mode AI yang dapat diaktifkan. Namun, keberadaan AI Mode reguler tidak selalu berarti semua alat eksperimental otomatis tersedia.

Periksa Paket Google AI

Deep Search pada awal peluncurannya diberikan kepada pelanggan Google AI Pro dan Ultra melalui eksperimen AI Mode. [4]

Seiring berkembangnya produk, Google memperluas berbagai kemampuan AI ke lebih banyak pengguna dan permukaan produk. Karena kebijakan akses dapat berubah, periksa langsung opsi yang tersedia pada akun daripada berasumsi bahwa semua pengguna gratis maupun berbayar memperoleh batas penggunaan yang sama.

Gunakan Chrome Versi Terbaru

Chrome sekarang semakin terintegrasi dengan AI Mode. Dokumentasi Google menunjukkan pengguna dapat membuka AI Mode dari Chrome dan menerapkan alat seperti Deep Search apabila fitur tersebut tersedia. [5]

Memperbarui Chrome tidak menjamin Deep Search langsung muncul karena akses juga bergantung pada rollout akun. Meski demikian, menggunakan versi terbaru membantu memastikan antarmuka dan kemampuan Search terbaru dapat dimuat sebagaimana mestinya.

Apakah Deep Search Google Sudah Tersedia di Indonesia?

Jawaban paling akurat pada 2026 adalah: AI Mode sudah tersedia di Indonesia, sedangkan akses Deep Search masih dapat berbeda menurut akun dan permukaan produk yang digunakan.

Dokumentasi Google Search mencantumkan Indonesia sebagai negara yang mendapatkan AI Mode. Di sisi lain, dokumentasi Chrome menjelaskan bahwa sejumlah tool AI Mode, termasuk Deep Search, sedang diperluas secara bertahap kepada pengguna di luar Amerika Serikat. [1] [5]

Kondisi tersebut juga menjelaskan mengapa tangkapan layar atau tutorial dari pengguna lain belum tentu sama dengan apa yang terlihat pada akun Anda.

Jadi, apabila Deep Search tidak muncul, hal itu tidak otomatis berarti Indonesia tidak didukung. Bisa saja AI Mode sudah tersedia sementara tool tertentu belum diaktifkan pada akun tersebut.

Deep Search vs AI Mode Biasa, Apa Bedanya?

AI Mode dan Deep Search menggunakan fondasi pencarian berbasis AI yang sama, tetapi keduanya ditujukan untuk kedalaman pekerjaan yang berbeda. AI Mode cukup efektif untuk banyak pertanyaan sehari hari, perbandingan, eksplorasi topik, dan percakapan lanjutan. Deep Search digunakan ketika pertanyaan membutuhkan proses penelitian yang jauh lebih luas.

AI Mode Deep Search
Cocok untuk pertanyaan umum hingga kompleks Ditujukan untuk riset mendalam
Respons biasanya lebih cepat Membutuhkan waktu penelitian lebih lama
Menggunakan pemecahan kueri dan pencarian paralel Dapat menjalankan pencarian dalam jumlah jauh lebih besar
Cocok untuk pertanyaan lanjutan Cocok untuk menghasilkan laporan penelitian
Tidak setiap pertanyaan membutuhkan riset panjang Berfokus pada sintesis informasi lintas banyak sumber

Perbedaan terpenting bukan hanya panjang jawabannya. Deep Search mengalokasikan proses pencarian dan penalaran yang lebih besar sebelum laporan diberikan kepada pengguna. [3]

Contoh Pertanyaan yang Cocok untuk Deep Search Google

Deep Search paling berguna ketika jawaban tersebar di banyak sumber dan membutuhkan beberapa tahap perbandingan. Misalnya, seseorang yang hendak membeli perangkat kerja dapat meminta perbandingan berdasarkan performa, harga, kemampuan upgrade, dukungan perangkat lunak, konsumsi daya, dan ketersediaan lokal sekaligus.

Untuk perjalanan, pertanyaannya dapat mencakup perbandingan transportasi, musim, biaya akomodasi, jarak antarlokasi, hingga itinerary. Dalam riset bisnis, pengguna dapat meminta pemetaan kompetitor, perbandingan layanan, tren industri, dan sumber data pendukung.

Riset teknologi, pendidikan, kajian awal untuk tulisan akademik, dan investigasi terhadap suatu topik juga merupakan penggunaan yang lebih masuk akal dibanding meminta jawaban fakta sederhana.

Prinsipnya mudah, semakin banyak pertanyaan turunan yang biasanya harus Anda cari satu per satu di Google, semakin masuk akal mempertimbangkan Deep Search.

Kapan Sebaiknya Tidak Menggunakan Deep Search?

Tidak semua pencarian membutuhkan ratusan sumber. Untuk mengetahui definisi sederhana, alamat sebuah tempat, konversi satuan, cuaca hari ini, jadwal, atau fakta yang dapat diperoleh dari satu sumber tepercaya, Google Search biasa atau AI Mode reguler umumnya lebih efisien.

Menggunakan Deep Search untuk pertanyaan semacam itu hanya menambah proses tanpa memberikan manfaat yang sebanding.

Deep Search paling bernilai ketika tantangannya bukan menemukan satu jawaban, melainkan mengumpulkan banyak informasi, menilai hubungannya, kemudian menyusun gambaran yang lebih utuh.

Deep Search Tidak Muncul? Ini Penyebab yang Perlu Diperiksa

Ketika Deep Search tidak muncul, penyebabnya bisa berasal dari rollout bertahap, jenis akun, ketersediaan fitur pada perangkat, Search Labs, paket Google AI, atau antarmuka yang belum mendapatkan pembaruan terbaru.

Google sendiri menyatakan beberapa alat AI Mode di Chrome belum tersedia bagi semua pengguna dan masih diperluas secara bertahap di luar Amerika Serikat. [5]

Karena itu, mengganti browser atau memperbarui Chrome boleh dicoba, tetapi jangan menganggap masalah pasti berada pada perangkat. Jika AI Mode sudah tersedia sedangkan Deep Search belum ada, kemungkinan besar akses fitur pada akun juga perlu diperhitungkan.

Hal yang juga perlu dibedakan adalah Deep Search di Google Search dengan fitur riset mendalam pada produk Google lainnya. Nama dan konsep yang serupa dapat muncul di Gemini maupun Google Finance, tetapi cara akses, batas penggunaan, dan proses rolloutnya tidak selalu sama.

Deep Search AI dengan proses verifikasi sumber oleh pengguna
Deep Search mempercepat penelitian, tetapi sumber dan kesimpulan penting tetap perlu diverifikasi oleh manusia.

Deep Search Mengubah Cara Mencari, tetapi Verifikasi Manusia Tetap Penting

Cara deep search di Google menunjukkan bagaimana mesin pencari bergerak dari sekadar menampilkan daftar halaman menuju sistem yang dapat membantu menjalankan sebagian proses penelitian. Pengguna tidak lagi harus membuka puluhan kueri satu per satu karena AI Mode dapat memecah pertanyaan dan Deep Search dapat memperluas penelitian tersebut ke banyak sumber.

Namun kemampuan mencari lebih banyak sumber tidak otomatis membuat setiap kesimpulan benar. Google sendiri mengingatkan bahwa respons AI dapat melakukan kesalahan. Karena itu, kemampuan terbaik Deep Search muncul ketika otomatisasi pencarian dipadukan dengan pertanyaan yang jelas, sumber yang bisa diperiksa, dan penilaian manusia sebelum informasi digunakan untuk mengambil keputusan.

Jika kamu sudah mendapatkan Deep Search di akun Google Indonesia atau menemukan tampilan yang berbeda dari langkah di atas, bagikan pengalamanmu melalui kolom komentar. Temuan dari akun dan perangkat berbeda juga bisa membantu melihat seberapa luas rollout fitur ini berlangsung.

References

  1. http://”%5BGoogle
  2. ” text=”Google Search Help — Mode AI di Google Penelusuran”]
  3. http://”%5BGoogle
  4. ” text=”Google Search Help — Deep Search di AI Mode”]
  5. http://”%5BGoogle
  6. ” text=”Google — AI Mode dan query fan-out”]
  7. http://”%5BGoogle
  8. ” text=”Google — Peluncuran Deep Search di AI Mode”]
  9. http://”%5BGoogle
  10. ” text=”Google — AI Mode dan Deep Search di Chrome”]
  11. http://”%5BGoogle
  12. ” text=”Google Search Help — Persyaratan Search Labs”]

Sebarkan sinyal

Pertanyaan yang Sering Diajukan

# AI Mode # Deep Search # Google

Siap menerapkan ini untuk bisnis kamu?

Mari Diskusi →

Leave a Reply

Your email address will not be published.

8 + 1 =